Dedication
atau bahasa kitanya dedikasi adalah kata yang memiliki makna penting
dalam menterjemahkan semangat kepedulian sosial. Dalam kerja keras tersirat
upaya maksimal dalam pencapaian manfaat. Sedangkan dedikasi lebih pada
pelaksanaan manfaat ke lingkungan sosial.
Dedikasi adalah kunci menuju kesuksesan,
dedikasi melibatkan kesabaran(patience), keuletan,(persistence) dan kerja keras(hard work).Sejarah mencatat, orang-orang
yang berdedikasi pada suatu hal merupakan orang-orang yang berhasil menorehkan
tinta emas dalam sejarah. Bola lampu mungkin tidak akan ada hingga saat ini
jika Thomas Alva Edison menyerah di
tengah jalan ketika bereksperimen, Microsoft
mungkin saat ini tidak akan kalang kabut menghadapi invasi Linux jika Linus
Torvalds masih merasa nyaman menggunakan Unix dan tidak mempunyai inisiatif
membuat OS sendiri, dan mungkin Anda tidak akan bisa membaca tulisan ini jika
tidak berdedikasi untuk belajar membaca ketika kecil dulu.Tidak ada yang tidak
bisa diraih di dunia ini, namun sebanyak apa pencapaian kita akan suatu hal
tergantung pada seberapa besar usaha kita untuk meraihnya. Untuk mendapatkan
sesuatu kita harus berani mengorbankan sesuatu pula.
Catat!
Bagi saya, cukup bisa dikaitkan berdedikasi pada suatu
hal..walaupan kadang ada saja rasa penasaran mencoba sesuatu yang baru, Hidup
ini memang penuh dengan pilihan, di dunia ini, dimana bisa saja ditemukan
orang-orang dengan kemampuan yang banyak dan mendalami semua kemampuannya itu.
Responsibility
Respomsibility atau di artikan sebagai tanggung jawab adalah
“siap menerima kewajiban atau tugas. Kebanyakan orang mengelak bertanggung
jawab, karena jauh lebih mudah untuk “menghindari” tanggung jawab, daripada
“menerima” tanggung jawab. Sebagian orang, karena tidak bisa memahami arti dari
sebuah tanggung jawab; seringkali dalam kehidupannya sangat menyukai pembelaan
diri dengan kata-kata, “Itu bukan salahku!”
Cobalah kita pahami, kalimat mulia berkaitan dengan tanggung
jawab, di bawah ini:
“ Setiap
orang dari kamu adalah pemimpin, dan kamu bertanggung jawab atas kepemimpinan itu”.(Al-Hadits,ShahihBukhari–Muslim)
“Anda
tidak bisa lari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya pada hari
ini”. (Abraham Lincoln)
Education
Pendidikan. sebenarnya setelah di cerna secara dalam makna
pendidikan yang sebenarnya bukanlah berada di bangku formal seperti pada
umumnya. bangku sekolah hanya mengantar dan membekali kita dari luar sedangkan yang
membekali kita dari hati adalah tetap kembali kepada keluarga dan diri kita
sendiri. Jaman sekarang pendidikan itu bermacam-macam, jika anda merasa
memiliki kemampuan di satu bidang kembangkanlah itu jangan di tunda-tunda sebab
saya sendiri pernah merasakanya. karena selalu di tunda akhirnya minat dan
bakat itupun pergi. Belajarlah mengenali dirimu sendiri karena semua berawal
dari bagaimana anda mengenali diri sendiri.
Attitude
attitude merupakan pondasi terpenting yang menentukan
tingkat keberhasilan seseorang . Sekarang, hitunglah nilai dari ATTITUDE .
berapa anda dapat? Tepat sekali ! 100% Artinya , attitude memang merupakan
faktor terpenting dalam mencapai kesuksesan seseorang. Ini memang sebuah
permainan kecil berupa huruf – huruf abjad, tetapi dalam kehidupan ini,
kenyataannya, keberuntungan, nasib, kepandaian, pengetahuan, dan kerja keras
tidak sebanding dengan pentingnya attitude sebagai the magic word ! fondasi
kesuksesan, dengan demikian, sangat ditentukan oleh attitude. Pernahkah
Anda memikirkan mengapa seseorang, suatu organisasi, suatu perusahaan bahkan
suatu Negara jauh lebih sukses dibandingkan yang lainnya ? Apa yang jadi faktor
paling utama dan pertama dalam membedakan hal ini? Jawabnya adalah attitude!
Ini bukanlah suatu rahasia. Dengan attitude yang positif, Anda akan lebih mudah
mencapai keberhasilan.
kunci utama menuju sukses , dan kata yang pertama adalah
LUCK ( Nasib ) . Unsur ini paling sering diucapkan orang sebagai jalan pintas (
Short cut ) mencapai sukses . Apakah anda setuju jika LUCK merupakan factor
yang paling menentukan keberhasilan seseorang ? marilah kita sedikit bermain
dengan huruf abjad.
Cobalah tulis di selembar kertas , atau di sisi kosong buku
ini urutan abjad mulai dari A hingga Z .kemudian , Anda tuliskan angka yang
merepresentasikan nilai dari masing-masing abjad . misalnya , A=1; B = 2; C =
3; …..Z = 26. nah sekarang , untuk kata LUCK jumlahkanlah nilai dari masing-masing
hurufnya . sekarang kita beralih ke kata kedua yang merupakan kunci mencapai
kesuksesan , yaitu KNOWLEDGE (pengetahuan ). Apakah Anda setuju bahwa faktor
ini merupakan faktor paling menentukan keberhasilan seseorang. Kata selanjutnya
adalah kata yang paling sering ditekankan oleh para orang tua dalam menasehati
anak-anaknya untuk mencapai kesuksesan , dan kata tersebut adalah HARDWORK (
Kerja keras ) . seseorang tentu bisa mencapai kesuksesan jika ia mau bekerja
keras. Apakah Anda setuju bahwa faktor ini merupakan faktor yang terpenting
menuju sukses.
Sekarang bandingkan jawaban Anda dengan kata ATTITUDE (
sikap ) . Menurut saya , attitude merupakan pondasi terpenting yang menentukan
tingkat keberhasilan seseorang . Sekarang, hitunglah nilai dari ATTITUDE .
berapa anda dapat? Tepat sekali ! 100% Artinya , attitude memang merupakan
faktor terpenting dalam mencapai kesuksesan seseorang. Ini memang sebuah
permainan kecil berupa huruf-huruf abjad, tetapi dalam kehidupan ini,
kenyataannya, keberuntungan, nasib, kepandaian, pengetahuan, dan kerja keras
tidak sebanding dengan pentingnya attitude sebagai the magic word ! fondasi
kesuksesan, dengan demikian, sangat ditentukan oleh Attitude..
Saya yakin, setelah membaca beberapa kalimat tadi, Anda
mendapatkan gambaran yang semakin jelas tentang definisi attitude sebagai
" cara pandang seseorang dalam melihat suatu keadaan ". ada pula yang
mendefenisikan attitude sebagai " sikap hidup seseorang ".Apa pun
definisi anda tentang attitude, sesungguhnya ia merupakan "
jendela"Anda terhadap Dunia luar. Sebagaimana yang dikatakan oleh jeff
keller ," Attitude is your window to the world " ( attitude adalah
jendela Anda terhadap dunia ). Dalam kehidupan, kita harus bertanggung jawab
terhadap " jendela" yang kita miliki. " jendela" tersebut
bisa bersih, tetapi bisa juga berdebu, kotor, bahkan berlumpur. Anda sendiri
yang bertanggung jawab terhadap " jendela " Anda . " jendela
" yang kotor disebabkan karena pemiliknya selalu mendominasi hidupnya
dengan attitude yang negatif sehingga tidak mampu melihat setiap persoalan
dengan jernih. Dalam hidup ini, Anda dapat memilih untuk mendominasi hidup anda
dengan positive attitude atau dengan negative attitude. It's your choise!
Jika ditilik dari sudut pandang attitude, kita mungkin dapat
menjawab pertanyaan besar dalam hidup ini tentang begitu banyak ironi dalam
kehidupan. Sebagai contoh, kita pernah melihat seorang yang dilahirkan dengan
cacat pada tubuhnya, atau dilahirkan dari keluarga yang sangat miskin, atau
seorang yang tidak dibekali ilmu pengetahuaan yang cukup bahkan dituding memiliki
" IQ jongkok " , tetapi justru di dalam perjalanan hidupnya ia mampu
menjadi orang yang terkenal dan sukses. Di sisi lain, ada juga orang-orang yang
di lahir kan dari keluarga yang mampu, diberikan sekolah yang tinggi bahkan
menjadi murid yang pintar pada saat sekolah, memiliki tubuh sempurna, tetapi
dalam perjalanan hidupnya justru malah menjadi pecundang atau justru menjadi
sampah masyarakat.
Bagaimana fenomena ini bisa terjadi ? jawabannya terletak
dari dua kata, yaitu CAN ( kemampuan ) dan WILL ( kemauan) . banyak orang yang
mempunyai kemampuan untuk mewujudkan sesuatu, tetapi tidak mempunyai kemauan
karena sikap yang negatif. Seorang anak muda yang baru lulus dari programnya
S2-nya, ketika terjun di bidang sales diminta untuk melakukan prospecting
door-to-door. Secara kemampuan, ia adalah seorang yang mampu dalam kapasitasnya
meyakinkan pelanggan. Namun, karena sikapnya yang merendahkan pekerjaan
tersebut, ia tidak mau melakukannya dan tidak berhasil mendapatkan penjualan.
Sebaiknya, seorang sales yang tidak memiliki kemampuan tetapi memiliki kemauan
besar malah mampu melaksanakan tugas tersebut tanpa beban dan berhasil. Memang
benar kemauan besar dapat mengalahkan kemampuan yang besar. Berhati – hatilah
terhadap pilihan sikap Anda setiap hari.
Motivation
Motivasi adalah perpaduan antara keinginan dan energi untuk
mencapai tujuan tertentu. Memengaruhi motivasi seseorang berarti membuat orang
tersebut melakukan apa yang kita inginkan..Karena fungsi utama dari
kepemimpinan adalah untuk memimpin, maka kemampuan untuk memengaruhi orang
adalah hal yang penting.
Prinsip Dasar Motivasi
Penelitian Kenneth Gangel, dalam bukunya "Competent to Lead",
menunjukkan bahwa orang tidak termotivasi untuk bekerja lebih baik, karena dia
mendapat gaji yang lebih tinggi atau tunjangan yang
lebih banyak.
Motivasi adalah suatu fenomena psikologis, sehingga kita perlu mengetahui
pendapat dari para psikolog. Mungo Miller, pimpinan Affiliated Psychological
Services, mencetuskan enam prinsip umum motivasi
sebagaimana di bawah ini.
1. Motivasi
adalah proses psikologis, atau lebih tepatnya proses emosional, bukan logis.
2. Motivasi
pada dasarnya adalah proses yang tidak kita sadari. Tindakan yang kita atau
orang lainlakukan mungkin saja tampak tidak logis, namun bagi orang yang
melakukannya, tindakannyatampak wajar dan masuk akal.
3. Motivasi
bersifat individual. Tingkah laku seseorang bersumber dari dirinya sendiri.
4. Motivasi
tiap orang berbeda, begitu juga setiap individu bervariasi dari waktu ke waktu.
5. Motivasi
adalah proses sosial. Tak dapat diingkari, bahwa terpenuhi atau tidaknya
kebutuhan kitatergantung dari orang lain.
6. Dalam
tindakan sehari-hari, kita dipandu oleh kebiasaan yang bersumber dari
motivasional di masa lalu.
Pendorong Motivasi
Motivasi seseorang sering kali dipengaruhi oleh dua hal
berikut.
1. Seberapa mendesaknya suatu kebutuhan. Misalnya, kita
merasa lapar, namun harus
menyelesaikan satu tugas dengan segera. Kalau kita merasa sangat lapar, kita
akan makan. Tapi
bila kita hanya sedikit merasa lapar, kita akan memilih untuk menyelesaikan
tugas.
2. Anggapan bahwa suatu tindakan akan memenuhi suatu kebutuhan. Misalnya, ada
dua kebutuhan yang mendesak keinginan untuk menyelesaikan tugas atau makan.
Persepsi tentang bagaimana kita memandang dua kebutuhan tersebut sangat
menentukan mana yang akan diprioritaskan.Kalau kita berpikir bahwa kita bisa
dipecat karena tugas tidak selesai, kita akan mengorbankan waktu makan siang
untuk mengerjakannya. Sebaliknya, jika kita merasa tidak akan mendapat masalah
walaupun pekerjaan itu tidak selesai, kita akan pergi untuk makan siang.
Orang dapat termotivasi karena kepercayaan, nilai, minat, rasa takut, dan
sebagainya. Diantaranya adalah faktor internal seperti kebutuhan, minat, dan
kepercayaan. Faktor lainnya adalah faktor eksternal, misalnya bahaya,
lingkungan, atau tekanan dari orang yang dikasihi. Tak ada proses yang mudah
dalam motivasi kita harus selalu terbuka dalam memandang orang lain.
Semoga ini semua bisa memberikan motivasi dan cara pandang
kita kan mimpi. dan kang salman katakan bermimpi itu harus tapi harus di
barengi juga dengan AKSI! salam sukses
Refrensi pemikiran:
1. Al
Hadist Rusulullah S.A.W
2. Darmadi
Darmawangsa (Penulis buku Fight Like a Tiger Win Like a Champion)
3. Harun
Yahya (Ebook Keajaiban Sarang Laba-Laba)
4. Malayu
Hasibuan (Penulis Buku Dasar Manajemen, Pengantar dan Masalah)