Pages

Friday, August 31, 2012

Cara Menghapus Aplikasi Yang Bandel Lewat Registry Editor


Terkadang kita menemukan aplikasi yang jarang sekali kita gunakan seperti game-game mini atau game default yang sering mengganggu disaat kita mencoba untuk menghapusnya,untuk kita yang masih belajar untuk menggunakan registry editor untuk menghapus berbagai aplikasi yang tidak terhapus oleh klik kanan atau uninstall mungkin cara dibawah ini cukup membantu,berikut ulasan artikelnya yang kukutip dari yahoo news

Jika sering mencoba-coba aplikasi gratisan, pasti kita pernah mengalami aplikasi yang masih tercantum di daftar Add or Remove Programs padahal kita sudah menghapusnya dari sistem.

daripada bersusah-payah menginstal aplikasi lain untuk membersihkannya, bersihkan saja sendiri lewat Registry Editor.Caranya sangat mudah.

1. Buka jendela Registry Editor, lalu cari lokasi “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Uninstall”. Direktori ini menyimpan semua nama aplikasi di jendela Add or Remove Programs yang disimpan dalam bentuk direktori.

2. Cari nama aplikasi yang ingin dihapus. Setelah ketemu, klik direktorinya, lalu pilih “Delete” dari menu bar “Edit”.

kita juga bisa cara lainnya.
1. Klik kanan direktori tersebut.

2. setelah menu konteks tampil, pilih “Delete”.

3. Sebelum menutup jendela Registry Editor, tekan tombol “F5” di keyboard untuk memperbaharui isi registri.

4. Tanpa harus me-restart Windows, buka jendela Add or Remove Programs, lalu cari nama aplikasi yang semula sulit untuk dihapus. Sekarang Aplikasi yang membandel telah lenyap dari directory PC kita.

Semoga bermanfaat…!

Aku Masih Terlalu Muda (renungan buatmu yang muda)


Pernah ada seorang pemuda begitu rajin merawat dan melayani seorang lelaki tua yang tengah terbaring sakit. Lelaki tua itu tidak lain adalah mertuanya. Sang mertua sudah belasan tahun menderita sakit. Usianya menginjak tujuh puluhan. Berbagai penyakit, katarak, reumatik, hernia, infamasi prostat, dan seabrek penyakit lainnya sudah lama diidap lelaki tua itu. Sudah 2 kali operasi. Si menantu sendiri terlihat sehat dan kuat. Usianya masih sangat muda. Untuk merawat mertua, ia bahkan ditolong oleh kakak lelakinya yang juga bertubuh sehat, juara karate pula. Keduanya seolah-olah sekadar menanti kematian lelaki tua itu.
Tetapi ajal adalah rahasia ilahi. Bukan orang itu yang meninggal, justru menantunya yang sangat muda dan segar bugar, terlebih dahulu dijemput maut. Selang beberapa bulan, ganti kakaknya si jago karate menyusul ke liang lahat. Keduanya meningal dunia karena penyakit di bagian perut yang selama ini dianggap biasa saja. Niat hendak merawat si tua hingga wafat, justru ia yang terlebih dahulu dirawat jenazahnya ke pekuburan masal.
Kisah ini benar-benar nyata. Realita yang serupa dengan itu pun ternyata amat banyak. Logika awal yang menggambarkan seorang anak menangisi kepergian ibunya yang sudah tua renta, sama nyatanya dengan logika seorang ibu melepaskan kepergian anaknya yang jauh lebih muda. Itu bukan soal hukum pasti, tapi soal takdir yang tidak bisa diganggu gugat. Akhirnya, soal tua, muda, besar, kecil, kuat atau lemah menjadi bukan untuk rumusan untuk mengukur usia manusia.
“sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah diatur waktunya.” (Ali Imran : 145)
Sekarang kita menengok realita lain. Ada kalanya kita sulit membuat definisi, saat hal yang didefinisikan sendiri masih sangat controversial. Kata “Muda” bisa disebut sebuah kata yang mengandung sekian kontoversial.
Pertama, seorang yang berusia 70 tahun tetap saja disebut lebih muda jika disandingkan dengan orang berusia 80 tahun. Kedua, soal muda, amat berkaitan dengan jatah usia yang diberikan Allah ta’ala. Kalau seseorang memiliki jatah usia 25 tahun, maka usia 24 tahun baginya merupakan usia yang sudah tua. Karena usia yang tersisa hanya seperduapuluhempat dari usianya yang telah dijalaninya. Orang yang berusia 40 tahun, bisa disebut muda kalau jatah usianya 90 tahun. Ketiga, soal muda juga terkait dengan kondisi tubuh. Adalah memalukan untuk mengaku muda, kalau stamina tubuh, kebugaran, kesegaran kulit, rambut dan tulang serta kesehatan tubuhnya lebih mengenaskan daripada orang berusia 80 tahun. Ada orang yang usianya sudah kepala delapan, tak ubahnya anak berusia belasan tahun. Keempat, soal muda dan tua juga menjadi relatif bila dilihat dari sudut pengalaman hidupnya. Kelima, muda dan tua juga bisa dinilai dari kemampuan menikmati hidup dan kelezatan duniawi. Keenam, muda dan tua juga bisa ditakar dari status social, sudah berkeluarga atau belum, berapa jumlah anak dan cucunya atau bahkan cicitnya. Ada wanita berumur 27 tahun sudah bercucu. Tapi ada juga yyang sudah berusia 80 tahun, jangankan cucu, satupun belum ada anaknya yang sudah menikah. Ketujuh, mungkin setiap zaman dan tempat, standar tua dan muda juga bisa berbeda-beda. Ada satu lingkungan di satu masa tertentu, rata-rata usia kematian diatas sembilan puluh. Ada lagi habitat lain, dimana usia kematiannya rata-rata hanya enam puluh tahun. Perbedaan usia kematian, tantu saja berpengaruh besar pada takaran soal muda dan tua
Kembali ke soal usia muda. Kita semua tahu, betapa naïf anggapan bahwa muda berarti jauh dari maut. Anggapan itu sering diartikan kesempatan untuk berbuat semaunya, bekerja semaunya, makan, tidur, istirahat semaunya, bermaksiat semaunya, melakukan segala sesuatu seenak dan sebisanya. Ketika Allah mengharamkan maksiat, soal usia muda tidak pernah menjadi alasan untuk berudzur. Karena justru di usia itu, sebagian besar potensi kemanusiaannya mengendap. Di usia itu juga, seharusnya sorang muslim lebih berupaya keras menahan gejolak nefsunya. Karena kegagalan atau keberhasilannya disaat itu, akan menetukan kualitasnya di masa depan. Dalam ungkapam Arab dituturkan, “kondisi terbaik di masa muda adalah mengekang nafsu saat sedang liar-liarnya.”
Tak terbilang jumlah orang-orang yang menyesal di masa tua, kerena demikian miskin sesungguhnya di masa mudanya. Rasa sesal itu kerap muncul menjadi sebuah petuah “Mumpung masih muda, kamu harus banyak belajar, jangan seperti saya dulu”. “Saat muda seperti sekarang mestinya kamu bersungguh-sungguh. Kalau sudah tua kayak saya ini, apalah yang bisa kamu lakukan nanti?”.
Ungkapan penyesalan itulah yang justru amat berguna buat dirinya, dan juga buat orang-orang yang dia beri petuah. Ungkapan rasa sesal itu akan membuka tabir realita bahwa amatlah bodoh membiarkan masa muda berlalu dalam ketidakpastian, atau bahkan dalam kubangan dosa dan maksiat.
“Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeming di hari kiamat nanti, sebelum ia dimintai pertanggungjawaban atas 4 hal : atas masa mudanya, untuk apa saja dihabiskan, atas usianya, untuk apa saja digunakan, atas harta bendanya, dari mana saja dicari dan kemana saja dibelanjakan, lalu ilmunya, untuk apa saja diamalkan.” (HR.Ath-Thabrani dalam Al-Mu’ajamul Ausath)
Masa muda adalah bagian dari usia manusia. Lebih dari itu Allah juga meminta pertanggungjawaban atas masamuda secara khusus. Itu menunjukan, betapa masa muda memiliki catatan tersendiri dalam hidup seseorang. Masa muda menjadi titik tolak eksistensi kemanusiaan dan kehambaan di masa depan.
Orang tua merenungi nasib dan kenangan hidupnya sudah pasti wajar. Namun seorang anak muda yang masih berdarah panas, saat nafsunya sedang bergolak di puncaknya, lalu ia melakukan perenungan terhadap kehidupannya, pengabdian apa yang sudah dia persembahkan kepada Allah, dan berapa banyak sudah maksiat yang digelutinya, sungguh sebuah keistimewaan. Sungguh kita sangat wajib memiliki keistimewaan itu. Karena diluar keistimewaan itu hanya kehinaan belaka.
Sudah saatnya kita lebih memahami betapa hebatnya rahasia takdir, dan betapa dahsyatnya rahasia ajal. Semua pengalaman dan realita seharusnya mengajarkan bagi kita, bahwa tidak boleh bermain-main dengan ikhtiar. Kita harus sangat menyadari bahwa akhir hidup, tak peduli di usia muda atau tua, menentukan tampat kembali di akhirat kelak. Bila itu dipahami dengan baik, akan jadi pelajaran yang amat berharga.
(Artikel Saya rangkum dari buku “Dalam Selimut Kabut Maksiat” penerbit Rumah Dzikir oleh Ust. Abu Umar Basyir)
Semoga bermanfaat !

Pengertian Agama Secara Umum


Merumuskan pengertian agama bukan suatu perkara mudah, dan ketidak sanggupan manusia untuk mendefinisikan agama karena disebabkan oleh persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kepentingan mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi, karena itu tidak mengherankan jika secara internal  muncul pendapat-pendapat yang secara apriori menyatakan bahwa agama tertentu saja sebagai satu-satunya agama samawi, meskipun dalam waktu yang bersamaan menyatakan bahwa agama samawi itu meliputi Islam, Kristen dan Yahudi.
Sumber terjadinya agama terdapat dua katagori, pada umumnya agama Samawi dari langit, agama yang diperoleh melalui Wahyu Illahi antara lain Islam, Kristen dan Yahudi dan agama Wad’i atau agama bumi yang juga sering disebut sebagai agama budaya yang diperoleh berdasarkan kekuatan pikiran atau akal budi manusia antara lain Hindu, Buddha, Tao, Khonghucu dan berbagai aliran keagamaan lain atau kepercayaan.
Dalam prakteknya, sulit memisahkan antara wahyu Illahi dengan budaya, karena pandangan-pandangan, ajaran-ajaran, seruan-seruan pemuka agama meskipun diluar Kitab Sucinya, tetapi oleh pengikut-pengikutnya dianggap sebagai Perintah Illahi, sedangkan pemuka-pemuka agama itu sendiri merupakan bagian dari budaya dan tidak dapat melepaskan diri dari budaya dalam masa kehidupannya, manusia selalu dalam jalinan lingkup budaya karena manusia berpikir dan berperilaku.
Beberapa acuan yang berkaitan dengan kata  “Agama” pada umumnya; berdasarkan Sansekerta yang menunjukkan adanya keyakinan manusia berdasarkan Wahyu Illahi dari kata A-GAM-A, awalan A berarti “tidak” dan GAM berarti “pergi atau berjalan, sedangkan akhiran A bersifat menguatkan yang kekal, dengan demikian “agama: berarti pedoman hidup yang kekal”
Berdasarkan kitab, SUNARIGAMA yang memunculkan dua istilah; AGAMA dan UGAMA, agama berasal dari kata A-GA-MA, huruf A berarti “awang-awang, kosong atau hampa”, GA berarti “genah atau tempat” dan MA berarti “matahari, terang atau bersinar”, sehingga agama dimaknai sebagai ajaran untuk menguak rahasia misteri Tuhan, sedangkan istilah UGAMA mengandung makna, U atau UDDAHA yang berarti “tirta atau air suci” dan kata GA atau Gni berarti “api”, sedangkan MA atau Maruta berarti “angin atau udara” sehingga dalam hal ini agama berarti sebagai upacara yang harus dilaksanakan dengan sarana air, api, kidung kemenyan atau mantra.
Berdasarkan kitab SADARIGAMA dari bahasa sansekerta IGAMA yang mengandung arti I atau Iswara, GA berarti Jasmani atau tubuh dan MA berarti Amartha berarti “hidup”, sehingga agama berarti Ilmu guna memahami tentang hakikat hidup dan keberadaan Tuhan
Semoga bermanfaat…..!

DREAM



Dedication atau bahasa kitanya dedikasi adalah kata yang memiliki makna penting dalam menterjemahkan semangat kepedulian sosial. Dalam kerja keras tersirat upaya maksimal dalam pencapaian manfaat. Sedangkan dedikasi lebih pada pelaksanaan manfaat ke lingkungan sosial.

Dedikasi adalah kunci menuju kesuksesan, dedikasi melibatkan kesabaran(patience), keuletan,(persistence) dan kerja keras(hard work).Sejarah mencatat, orang-orang yang berdedikasi pada suatu hal merupakan orang-orang yang berhasil menorehkan tinta emas dalam sejarah. Bola lampu mungkin tidak akan ada hingga saat ini jika Thomas Alva Edison menyerah di tengah jalan ketika bereksperimen, Microsoft mungkin saat ini tidak akan kalang kabut menghadapi invasi Linux jika Linus Torvalds masih merasa nyaman menggunakan Unix dan tidak mempunyai inisiatif membuat OS sendiri, dan mungkin Anda tidak akan bisa membaca tulisan ini jika tidak berdedikasi untuk belajar membaca ketika kecil dulu.Tidak ada yang tidak bisa diraih di dunia ini, namun sebanyak apa pencapaian kita akan suatu hal tergantung pada seberapa besar usaha kita untuk meraihnya. Untuk mendapatkan sesuatu kita harus berani mengorbankan sesuatu pula.

Catat!
Bagi saya, cukup bisa dikaitkan  berdedikasi pada suatu hal..walaupan kadang ada saja rasa penasaran mencoba sesuatu yang baru, Hidup ini memang penuh dengan pilihan, di dunia ini, dimana bisa saja ditemukan orang-orang dengan kemampuan yang banyak dan mendalami semua kemampuannya itu.

Responsibility
Respomsibility atau di artikan sebagai tanggung jawab adalah “siap menerima kewajiban atau tugas. Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab, karena jauh lebih mudah untuk “menghindari” tanggung jawab, daripada “menerima” tanggung jawab. Sebagian orang, karena tidak bisa memahami arti dari sebuah tanggung jawab; seringkali dalam kehidupannya sangat menyukai pembelaan diri dengan kata-kata, “Itu bukan salahku!”
Cobalah kita pahami, kalimat mulia berkaitan dengan tanggung jawab, di bawah ini:

“ Setiap orang dari kamu adalah pemimpin, dan kamu bertanggung jawab atas kepemimpinan itu”.(Al-Hadits,ShahihBukhari–Muslim)

“Anda tidak bisa lari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya pada hari ini”. (Abraham Lincoln)

Education
Pendidikan. sebenarnya setelah di cerna secara dalam makna pendidikan yang sebenarnya bukanlah berada di bangku formal seperti pada umumnya. bangku sekolah hanya mengantar dan membekali kita dari luar sedangkan yang membekali kita dari hati adalah tetap kembali kepada keluarga dan diri kita sendiri. Jaman sekarang pendidikan itu bermacam-macam, jika anda merasa memiliki kemampuan di satu bidang kembangkanlah itu jangan di tunda-tunda sebab saya sendiri pernah merasakanya. karena selalu di tunda akhirnya minat dan bakat itupun pergi. Belajarlah mengenali dirimu sendiri karena semua berawal dari bagaimana anda mengenali diri sendiri.

Attitude
attitude merupakan pondasi terpenting yang menentukan tingkat keberhasilan seseorang . Sekarang, hitunglah nilai dari ATTITUDE . berapa anda dapat? Tepat sekali ! 100% Artinya , attitude memang merupakan faktor terpenting dalam mencapai kesuksesan seseorang. Ini memang sebuah permainan kecil berupa huruf – huruf abjad, tetapi dalam kehidupan ini, kenyataannya, keberuntungan, nasib, kepandaian, pengetahuan, dan kerja keras tidak sebanding dengan pentingnya attitude sebagai the magic word ! fondasi kesuksesan, dengan demikian, sangat ditentukan oleh attitude.  Pernahkah Anda memikirkan mengapa seseorang, suatu organisasi, suatu perusahaan bahkan suatu Negara jauh lebih sukses dibandingkan yang lainnya ? Apa yang jadi faktor paling utama dan pertama dalam membedakan hal ini? Jawabnya adalah attitude! Ini bukanlah suatu rahasia. Dengan attitude yang positif, Anda akan lebih mudah mencapai keberhasilan.

kunci utama menuju sukses , dan kata yang pertama adalah LUCK ( Nasib ) . Unsur ini paling sering diucapkan orang sebagai jalan pintas ( Short cut ) mencapai sukses . Apakah anda setuju jika LUCK merupakan factor yang paling menentukan keberhasilan seseorang ? marilah kita sedikit bermain dengan huruf abjad.
Cobalah tulis di selembar kertas , atau di sisi kosong buku ini urutan abjad mulai dari A hingga Z .kemudian , Anda tuliskan angka yang merepresentasikan nilai dari masing-masing abjad . misalnya , A=1; B = 2; C = 3; …..Z = 26. nah sekarang , untuk kata LUCK jumlahkanlah nilai dari masing-masing hurufnya . sekarang kita beralih ke kata kedua yang merupakan kunci mencapai kesuksesan , yaitu KNOWLEDGE (pengetahuan ). Apakah Anda setuju bahwa faktor ini merupakan faktor paling menentukan keberhasilan seseorang. Kata selanjutnya adalah kata yang paling sering ditekankan oleh para orang tua dalam menasehati anak-anaknya untuk mencapai kesuksesan , dan kata tersebut adalah HARDWORK ( Kerja keras ) . seseorang tentu bisa mencapai kesuksesan jika ia mau bekerja keras. Apakah Anda setuju bahwa faktor ini merupakan faktor yang terpenting menuju sukses. 

Sekarang bandingkan jawaban Anda dengan kata ATTITUDE ( sikap ) . Menurut saya , attitude merupakan pondasi terpenting yang menentukan tingkat keberhasilan seseorang . Sekarang, hitunglah nilai dari ATTITUDE . berapa anda dapat? Tepat sekali ! 100% Artinya , attitude memang merupakan faktor terpenting dalam mencapai kesuksesan seseorang. Ini memang sebuah permainan kecil berupa huruf-huruf abjad, tetapi dalam kehidupan ini, kenyataannya, keberuntungan, nasib, kepandaian, pengetahuan, dan kerja keras tidak sebanding dengan pentingnya attitude sebagai the magic word ! fondasi kesuksesan, dengan demikian, sangat ditentukan oleh Attitude..

Saya yakin, setelah membaca beberapa kalimat tadi, Anda mendapatkan gambaran yang semakin jelas tentang definisi attitude sebagai " cara pandang seseorang dalam melihat suatu keadaan ". ada pula yang mendefenisikan attitude sebagai " sikap hidup seseorang ".Apa pun definisi anda tentang attitude, sesungguhnya ia merupakan " jendela"Anda terhadap Dunia luar. Sebagaimana yang dikatakan oleh jeff keller ," Attitude is your window to the world " ( attitude adalah jendela Anda terhadap dunia ). Dalam kehidupan, kita harus bertanggung jawab terhadap " jendela" yang kita miliki. " jendela" tersebut bisa bersih, tetapi bisa juga berdebu, kotor, bahkan berlumpur. Anda sendiri yang bertanggung jawab terhadap " jendela " Anda . " jendela " yang kotor disebabkan karena pemiliknya selalu mendominasi hidupnya dengan attitude yang negatif sehingga tidak mampu melihat setiap persoalan dengan jernih. Dalam hidup ini, Anda dapat memilih untuk mendominasi hidup anda dengan positive attitude atau dengan negative attitude. It's your choise!
Jika ditilik dari sudut pandang attitude, kita mungkin dapat menjawab pertanyaan besar dalam hidup ini tentang begitu banyak ironi dalam kehidupan. Sebagai contoh, kita pernah melihat seorang yang dilahirkan dengan cacat pada tubuhnya, atau dilahirkan dari keluarga yang sangat miskin, atau seorang yang tidak dibekali ilmu pengetahuaan yang cukup bahkan dituding memiliki " IQ jongkok " , tetapi justru di dalam perjalanan hidupnya ia mampu menjadi orang yang terkenal dan sukses. Di sisi lain, ada juga orang-orang yang di lahir kan dari keluarga yang mampu, diberikan sekolah yang tinggi bahkan menjadi murid yang pintar pada saat sekolah, memiliki tubuh sempurna, tetapi dalam perjalanan hidupnya justru malah menjadi pecundang atau justru menjadi sampah masyarakat.

Bagaimana fenomena ini bisa terjadi ? jawabannya terletak dari dua kata, yaitu CAN ( kemampuan ) dan WILL ( kemauan) . banyak orang yang mempunyai kemampuan untuk mewujudkan sesuatu, tetapi tidak mempunyai kemauan karena sikap yang negatif. Seorang anak muda yang baru lulus dari programnya S2-nya, ketika terjun di bidang sales diminta untuk melakukan prospecting door-to-door. Secara kemampuan, ia adalah seorang yang mampu dalam kapasitasnya meyakinkan pelanggan. Namun, karena sikapnya yang merendahkan pekerjaan tersebut, ia tidak mau melakukannya dan tidak berhasil mendapatkan penjualan. Sebaiknya, seorang sales yang tidak memiliki kemampuan tetapi memiliki kemauan besar malah mampu melaksanakan tugas tersebut tanpa beban dan berhasil. Memang benar kemauan besar dapat mengalahkan kemampuan yang besar. Berhati – hatilah terhadap pilihan sikap Anda setiap hari.

Motivation
Motivasi adalah perpaduan antara keinginan dan energi untuk mencapai tujuan tertentu. Memengaruhi motivasi seseorang berarti membuat orang tersebut melakukan apa yang kita inginkan..Karena fungsi utama dari kepemimpinan adalah untuk memimpin, maka kemampuan untuk memengaruhi orang adalah hal yang penting.

Prinsip Dasar Motivasi
Penelitian Kenneth Gangel, dalam bukunya "Competent to Lead", menunjukkan bahwa orang tidak termotivasi untuk bekerja lebih baik, karena dia mendapat gaji yang lebih tinggi atau tunjangan yang
lebih banyak.

Motivasi adalah suatu fenomena psikologis, sehingga kita perlu mengetahui pendapat dari para psikolog. Mungo Miller, pimpinan Affiliated Psychological Services, mencetuskan enam prinsip umum motivasi
sebagaimana di bawah ini.
1.     Motivasi adalah proses psikologis, atau lebih tepatnya proses emosional, bukan logis.
2.     Motivasi pada dasarnya adalah proses yang tidak kita sadari. Tindakan yang kita atau orang lainlakukan mungkin saja tampak tidak logis, namun bagi orang yang melakukannya, tindakannyatampak wajar dan masuk akal.
3.     Motivasi bersifat individual. Tingkah laku seseorang bersumber dari dirinya sendiri.
4.     Motivasi tiap orang berbeda, begitu juga setiap individu bervariasi dari waktu ke waktu.
5.     Motivasi adalah proses sosial. Tak dapat diingkari, bahwa terpenuhi atau tidaknya kebutuhan kitatergantung dari orang lain.
6.     Dalam tindakan sehari-hari, kita dipandu oleh kebiasaan yang bersumber dari motivasional di masa lalu.

Pendorong Motivasi

Motivasi seseorang sering kali dipengaruhi oleh dua hal berikut.

1. Seberapa mendesaknya suatu kebutuhan. Misalnya, kita merasa lapar, namun harus
menyelesaikan satu tugas dengan segera. Kalau kita merasa sangat lapar, kita akan makan. Tapi
bila kita hanya sedikit merasa lapar, kita akan memilih untuk menyelesaikan tugas.

2. Anggapan bahwa suatu tindakan akan memenuhi suatu kebutuhan. Misalnya, ada dua kebutuhan yang mendesak keinginan untuk menyelesaikan tugas atau makan. Persepsi tentang bagaimana kita memandang dua kebutuhan tersebut sangat menentukan mana yang akan diprioritaskan.Kalau kita berpikir bahwa kita bisa dipecat karena tugas tidak selesai, kita akan mengorbankan waktu makan siang untuk mengerjakannya. Sebaliknya, jika kita merasa tidak akan mendapat masalah walaupun pekerjaan itu tidak selesai, kita akan pergi untuk makan siang.
Orang dapat termotivasi karena kepercayaan, nilai, minat, rasa takut, dan sebagainya. Diantaranya adalah faktor internal seperti kebutuhan, minat, dan kepercayaan. Faktor lainnya adalah faktor eksternal, misalnya bahaya, lingkungan, atau tekanan dari orang yang dikasihi. Tak ada proses yang mudah dalam motivasi kita harus selalu terbuka dalam memandang orang lain.

Semoga ini semua bisa memberikan motivasi dan cara pandang kita kan mimpi. dan kang salman katakan bermimpi itu harus tapi harus di barengi juga dengan AKSI! salam sukses
Refrensi pemikiran: 
1.     Al Hadist Rusulullah S.A.W
2.     Darmadi Darmawangsa (Penulis buku Fight Like a Tiger Win Like a Champion) 
3.     Harun Yahya (Ebook Keajaiban Sarang Laba-Laba)
4.     Malayu Hasibuan (Penulis Buku Dasar Manajemen, Pengantar dan Masalah)

Lucunya Kita !!


Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pemurah, yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun

Rasulullah S.A.W Bersabda, “Jika kamu membaca 2 kalimat syahadat dengan keyakinan sekali saja, Syurga akan menanti kamu.”
Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Seorang wanita yang membuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian yang ketat, tidak akan mencium wanginya surga selama lebih dari 500 tahun
Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Debu yang menempel pada diri seorang pria ketika keluar di jalan Allah, tidak hanya api, tapi asap neraka diharamkan untuk seluruh bagian tubuhnya.”
Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Aku hanya mengutuk 3 jenis orang”
1.      Orang yang tidak menjaga orang tua mereka ketika tua
2.      Orang yang tidak mengambil hikmah dari bulan ramadhan yang diberkahi
3.      Orang yang tidak mengucapkan, 'Salallahu -Alayhay- Wa-Aalahay Wasallam'  ketika namaku disebutkan.“
Rasulullah S.A.W Bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang selalu memikirkan dan mempersiapkan kematian
“ Lucu ya.. Betapa mudahnya orang mengabaikan Allah... Dan mereka terheran – heran mengapa dunia menjadi hancur ”
“ Lucu ya.. Kita percaya apa yang tertulis di koran.. tapi mempertanyakan yang tertulis di dalam Al Qur’an ”
“ Lucu ya... bagaimana setiap orang ingin masuk syurga yang disediakan, mereka tidak mempercayai, berfikir, berkata, atau melakukan apapun yang tercantum di Qur’an ”
“ Lucu ya bagaimana orang bisa berkata ‘Aku percaya Kepada Allah’..tapi masih mengikuti syaitan ” (Siapa,yang juga ‘mempercayai’ Allah)
“ Lucu ya.. Kita bisa mengirim ribuan ‘lelucon’ melalui e-mail dan mereka menyebar seperti api.. Tapi ketika kamu mulai mengirim pesan tentang Allah, orang – orang berfikir 2 kali untuk berbagi ”
“ Lucu ya... Bangsa yang menyembah matahari bisa menjadi sangat maju kenapa kita bangsa yang menyembah sang pencipta matahari hanya menjadi bangsa berkembang ”
Lucu kan?
“ Lucu ya... Kadang kita sering marah, benci, sedih dari apa yang kita lihat dengar dan rasakan tanpa kita pikir terlebih dahulu  padahal Allah ciptakan 4 indra kita dekat dengan otak bukan dengan hati ”
“ Lucu ya, bagaimana orang begitu berbondong – bondong setiap hari jum’at mengingat Allah...tapi jadi muslim yang tak terlihat di sisa minggunya ”
“ Lucu ya..bagaimana ketika anda meneruskan pesan ini, anda tidak akan mengirim kepada beberapa orang yang ada di dalam daftar alamatmu karena kau tidak begitu yakin apa agama mereka, atau apa yang mereka akan fikirkan tentang anda atas kiriman kamu kepada mereka “
“ Lucu ya bagaimana kita bisa lebih khawatir apa yang orang pikirkan tentang kita...daripada apa yang Allah fikirkan tentang kita ”
“ Lucu juga jika kita khawatir akan masa depan atau bertanya , “nanti Bagaimana?” tanpa mau berpikir dan berusaha untuk saat ini, Hai.. Allah menyuruh kita tidak hanya berdo’a tapi berusaha ”
“ Dibelakangku ada kekuatan tak terbatas, didepanku ada kemungkinan tak berakhir, disekelilingku ada kesempatan tak terhitung mengapa kita harus takut? ”
Semua yang kita lihat dapat kita rasakan tapi tidak semua yang kita rasakan dapat kita lihat dan jelaskan
“Akankah anda membagi pesan ini dengan orang yang anda sayangi atau tidak ?
Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pemurah, yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun

Monday, August 27, 2012

4 Tipe teman yang baik


Teman adalah tempat seseorang berbagi suka dan duka. Sebaik-baiknya teman haruslah membawa dampak positif pada diri seseorang. Jika ingin mengetahui termasuk tipe orang seperti apakah kita, lihatlah teman di sekeliling Anda. Ada 4 jenis teman yang patut Anda miliki.

Seperti dikutip dari Huffington Post, Robert Wicks, seorang profesor psikologi sekaligus pengarang buku Living the Resilient Life mengatakan ada 4 jenis teman yang patutkita cari dan masuk dalam siklus hidup manusia, yang tentunya akan membuat hidup lebih bahagia dan berkualitas.

1. Tipe pengkritik
Teman dengan tipe jenis ini akan selalu mengingatkan ketika kita melakukan kesalahan. Tanpa diminta pun, ia akan selalu mengkritik kita bila melakukan sesuatu hal yang menyimpang. Tipe ini sangat baik untuk mengingatkan kita pada jalan yang benar, meskipun terkadang menyakitkan mendengar kritiknya yang agak pedas.

2. Tipe pendukung
Anda yang memiliki teman seperti ini sangat beruntung, karena teman tipe ini akan selalu mendukung apa yang Anda lakukan dan ikut bahagia dengan kesuksesan Anda. Anda akan selalu merasa semangat dan termotivasi bila berada dekat-dekat dengannya.

3. Tipe penggembira
Mungkin tipe seperti ini yang lebih banyak disukai. Teman dengan tipe penggembira akan selalu membuat Anda ceria kembali di saat sedih dan berduka. rasanya tidak lengkap jika berkumpul tapi tidak ada teman Anda yang satu ini. Di saat Anda frustasi dan depresi, teman tipe inilah yang lebih banyak membuat Anda tertawa.

4. Tipe pembimbing
Anda akan merasa lebih bahagia ketika memiliki teman tipe ini. Berada di sekitarnya akan membuat Anda merasa tenang dan damai. Ia pun akan selalu memberi masukan dan nasihat yang berguna dikala Anda membutuhkannya. Rasanya hidup Anda menjadi terarah karena ada teman yang memberi masukan penting untuk hidup Anda.

Jika Anda belum memiliki teman-teman seperti di atas, sebaiknya mulailah mencari karena saling berbagi karena teman yang seimbang akan membuat hidupAnda lebih seimbang. Anda pun bisa terhindar dari penyakit stres dengan saling berbagi dengan mereka.

Wednesday, August 15, 2012

Profil Khalil Gibran

Profil Tokoh :


Khalil Gibran
Lahir Gibrān Khalīl Gibrān bin Mikhā'īl bin Sa'ad
6 Januari 1883
Bsharri , Mount Lebanon Mutasarrifate , Ottoman Syria (sekarang Lebanon )
Meninggal 10 April 1931 (umur 48)
New York , Amerika Serikat

Pekerjaan :
Penyair
Pelukis
Pemahat
Penulis
Filsuf
Pakar teologi
Seniman seni rupa

Kebangsaan Lebanon, Amerika
Aliran Sastra Puisi
Parabel
Cerita pendek

Angkatan Mahjar
New York Pen League
Karya terkenal The Prophet

Khalil Gibran (juga dieja Khalil Gibran ; lahir Gibran Khalil Gibran , bahasa Arab : جبران خليل جبران, lahir di Lebanon , 6 Januari 1883 – meninggal di New York City , Amerika Serikat , 10 April 1931 pada umur 48 tahun) adalah seorang seniman , penyair , dan penulis Lebanon Amerika . Ia lahir di Lebanon (saat itu masuk Provinsi Suriah di Khilafah Turki Utsmani ) dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat .